"One day you may realize you lost a diamond while you were busy collecting stones.."

oh god damn! this quotes is really-really kewl right :"?


"kamu itu berlian dan kesayangan aku, kamu itu penyemangat hidup aku. jangan bilang kalau aku yang beri kamu semangat buat hidup. kita ini satu, kita ini saling melengkapi. biarkan orang yang membuang dan menelantarkanmu kemaren menyesal karena telah membuang berlian paling indah yang pernah dia seharusnya miliki.. "


Bekerja

Seperti apa jika kita sudah memilih pilihan hidup kita kedepannya? baik dalam hal jodoh, karir, maupun masa depan lainnya. yang teramat pasti adalah ketika orang tua saya dulu nyekolahin saya di bangku TK-Kuliah di perguruan tinggi swasta di kota surabaya ini tujuan utama nya cuma 3, yaitu banggain orang tua, dapet kerjaan yang cocok dan alasan terakhir yaitu dapet JODOH yang ganteng! (wajib ditebelin!) HUAHAHAHAHA (mulai ngaco lebih baik abaikan)

"Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul Nya serta orang-orang mu'min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakanNya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan." (QS. At-Taubah [9] : 105)
Bagi seorang mu'min, bekerja merupakan sebuah kewajiban. Karena dengan bekerja, semua kebutuhan hidupnya akan terpenuhi, baik kebutuhan ruhani atau pun jasadi. Orang yang bekerja memiliki kedudukan yang mulia dalam Islam. Rasulullah pernah memuji salah seorang seorang sahabatnya yang tangannya kasar karena sering bekerja untuk menafkahi keluarganya. Bahkan pernah mengatakan bahwa seorang laki-laki mu'min yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan kedua orangtua dan keluarganya disejajarkan dengan mujahid yang berjuang di jalan Allah. Karenanya, bila seorang muslim yang memiliki kesempatan dan kemampuan untuk bekerja, tetapi tidak melakukannya, niscaya ia memiliki kedudukan yang kurang mulia dalam pandangan Allah dan rasulNya.
serius.. *hening*  Bekerja definisinya yang konkrit saya belom baca di wikipedia. tapi yang saya tau.. bekerja itu adalah tujuan hidup seseorang umtuk bisa bertahan hidup di dunia yang fana dan kejam ini. iya, bahkan anak-anak TK saja dari kecil sudah di ajarin ibu guru tentang cita-cita pekerjaan apa yang mereka inginkan ketika mereka besar nanti. saya punya keponakan, namanya darren. dia seperti balita korea, badannya semok dan hidungnya pesek. sorry saya mancung ya (pembelaan sebelum di tanya :p)

Tik tok tik tok... BEKERJA. yang jelas, bekerja itu tujuannya cuma satu yaitu dapetin duit. talak! mutlak! gada yang lain.
duit itu kan faktor terpenting di hidup setiap orang di dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari. seperti makan, beli baju, beli mainan, beli pulsa, ngedate-in gebetan DLL deh pokoknya. yang jelas duit itu penting! (garis tebel) terus? gimana dong kalau "bekerja" itu adalah menjadi faktor pemicu tengkarnya hubungan sepasang kekasih?! #curhat #eh iya.. memang, bekerja itu adalah tujuan hidup untuk bahagia. bahagia disini diartikan dalam hal masa depan yang mapan dan tanpa ketakutan kekurangan uang (beeeeeeh! mau!) bukan hanya laki-laki saja yang bisa bekerja membanting tulang, tapi di era saat ini emansipasi wanita sangat di junjung. hidup wanitaaa! *kampanye* ternyata di dalam islam ada perintah untuk tetap bekerja loh teman-teman :D dari yang saya saring dan pahami mari yuk di kupas :)
Dalam persfektif Islam, pekerjaan dibagi ke dalam tiga bagian :
Pertama, pekerjaan ibadah. Pekerjaan pertama yang harus ditunaikan oleh seorang muslim adalah beribadah. Beribadah, baik ibadah mahdhah maupun ghair mahdhah, pada dasarnya adalah sebuah pekerjaan. Beribadah sesuai yang telah dilakukan Rasulullah SAW adalah pekerjaan utama seorang muslim yang harus dilakukaan.

Allah SWT berfirman, "Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepadaKu." (QS. Adz-Dzariyat [51] : 56).

Jelaslah bahwa menyembah Allah melalui ibadah shalat dan ibadah lainnya, merupakan pekerjaan utama seorang hamba Allah yang taat. Dan itu merupakan wujud syukur yang utama.

Kedua, pekerjaan dakwah. Berdakwah, menyeru kepada yang ma'ruf (kebaikan) dan meninggalkan kemungkaran adalah pekerjaan kedua yang harus dilakukan. Dengan bekerja sebagai da'i, Allah SWT akan memberikan keberuntungan, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Sebagaimana firmanNya,
"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung." (QS. Ali Imran [3] : 104)
Ketiga, pekerjaan profesi. Allah SWT berfirman, Dalam ayat ini, Allah SWT telah menegaskan bahwa sesungguhnya setiap makhluk telah diberikan rezekinya.
"Sesungguhnya kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur." (QS Al-A'raf ayat 10)

Semua rezeki makhlukNya itu tersebar di muka bumi. Maka, setiap muslim dengan potensi akalnya diwajibkan untuk menjemput rezekinya sesuai dengan aturan Allah dan rasulNya. Kita, sesuai dengan profesinya, harus bekerja untuk memakmurkan bumi dan kesejahteraan umat manusia.

Kiat Sukses dalam Bekerja, Ada tiga faktor yang membuat seseorang sukses dalam bekerja :

1. Dream (impian). Kesuksesan sangat ditunjang dengan keinginan yang kuat. Termasuk kesuksesan dalam bekerja. Biasanya seseorang yang bekerja pada suatu bidang akan lebih sukses bila bidang pekerjaan itu sesuai dengan yang diimpikannya.
2. Sikap dalam bekerja. Pekerja yang sukses biasanya ditunjang faktor spiritual (ikhlas), emosional (mawas), intelektual (kecerdasan), fisik, dan professional (tuntas). Kelimanya merupakan faktor internal, artinya ada dalam diri kita dan harus selalu diasah. 
3.  Sistem. Sistem yang kondusif sangat mendukung tercapai kesuksesan. Seringkali keahlian seseorang tidak bisa optimal karena sistem (aturan) yang tidak mendukung. Karenanya, bekerjalah sesuai dengan kemampuan dan keahlian. Luruskan niat agar Allah meridhai setiap pekerjaan yang telah kita lakukan. Yakinilah bahwa bekerja adalah bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT. Wallahu a'lam bishshawab.
semoga bermanfaat ya teman-teman :)


saya juga pekerjaan freelance di waktu senggang saya kuliah, yaitu motret :D
(tapi sekarang lagi "off" pasca patah hati #eh)

Design logo "XOXO" buatan sahabat saya dikampus :D


(klik foto vincent jika ingin berkomunikasi & berkenalan juga boleh #eh #birojodoh #kaboor)
Vincent kosasi

:") si baik hati tapi sedikit pelit #eh #kabur gimana enggak, orang maksa doi bikinin design aja harus ngerengek-ngerengek pasang wajah melas. etlis thanks sahabatku! aku doain murah jodoh ye cyin #eeaa :D (dengan banyak pemaksaan tentunya wakakakakaka!!)

Dear my future husband




Dear my future husband, 

Hey how are you? I've been praying for us two. Please be patient while to wait, I know that God won't answer late, he has setting the right time for both of us to meet it someday. might I say, I plan to smile on that day. On the day I finally meet you, I know that you'll be smiling too.  :")

Hey my best friend, Straight from heaven, a God-send. 
I've met a lot of men that came in and out in my life, they hurts me and they leaves me until i think i can't breath anymore :'( but you'll be different.. right?


You'll be the one who God meant. 
Please find me and wait for me too, And while you do, I hope you see, God comes first, on top of all, He's there to catch you when you fall. wherever you are, Close to me, or very far. Let God shine His light on you, So that you may glow in all you do. a future "I do."
I'll be waiting here, just for you. While I wait, God comes first, I submit to Him, for God I thirst.

Dear future husband, 
I've yet to find, Love is patient, love is kind. You're not here now, but that's okay. i believes that God is guiding me on my way. My way to find you.

sincerely,
Your future wife

Ketika Allah memilihmu untukku, jangan sakiti aku :)



Untukmu wahai calon imamku


Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku, Ingin ku beri tahu padamu. Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia. Orang tua yg begitu sempurna. Dengan cinta yg begitu merekah. Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Wahai calon imamku, Maka, padamu ku katakan. Saat Allah memilihmu dalam hidupku, Maka saat itu dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku. Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..
Wahai calon imamku, Padamu yang Allah pilihkan untukku. Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku, Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan.. Maka, ketika DIA memilihmu untukku, Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu. Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna. Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu.. Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku, Kau dan aku akan menjadi ‘kita’..
 
Padamu yg Allah pilihkan untukku.. Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah, Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya.. Maka ketika Dia memilihmu untukku, Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya.. Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita. Itulah visi pernikahan kita nantinya.. Ibadah pada-Nya ta’ala.. 
Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku.. Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok.. Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah. Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah, Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan.. Namun, jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah.. Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah.. Namun tatap mataku, tersenyumlah.. Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu. Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah. Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu.. Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..
Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku. Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan. Maka dimataku kau adalah yang terindah, Kata2mu adalah titah untukku, Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu. Maka kalau kau berkenan ku meminta. Jadilah hunian yg indah, yang kokoh. Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya.. :)
Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku. Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita. Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga. Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah, Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad. Yang darahnya mengalir darah syuhada. Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka. Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka. Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..
Padamu yang Allah pilih sebagai calon imamku, Ku memohon padamu.. Ridholah padaku, Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi. Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya. Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..



 -Carella Lailia Nuzulunnur



  © Blogger templates Brooklyn by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP